Category Archives: ruqyah syar’iyyah

DOA SORE HARI SEORANG MUSLIM

بسم الله الرحمن الرحيم

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa. Robbi a’udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

Artinya:

“Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur. [ HR Muslim No. 2723 ]

 

 

Advertisements

DOA PAGI HARI SEORANG MUSLIM

بسم الله الرحمن الرحيم

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

Artinya:

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.” [ HR. Muslim No. 2723 ]

CARA RUQYAH MANDIRI

RUQYAH MANDIRI. Ruqyah mandiri adalah teknik terapi mandiri dengan membacakan do’a do’a perlindungan diri dari syetan dan dengan bacaan ayat-ayat al qur’an.  Tujuannya adalah sebagia pengobatan seseorang  yang terkena gangguna jin kafir yang masuk ke dalam tubuhnya.

Setiap muslim hendaknya bisa melakukan ruqyah mandiri, mulai dari yang paling sederhana hingga yang lebih lengkap. Bahkan seorang muslim hendaknya senantiasa membaca do’a perindungan secara rutin serta membaca al qur’an, kendati tidak dalam kondisi mendapat gangguan jin di dalam tubuh.

Langkah yang harus dilakukan dalam ruqyah mandiri [ cara singkat] adalah :

  1. Ambil air wudhu terlebih dahulu
  2. Shalat taubat 2 rakaat, dan mohon ampunan Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah diperbuatnya.
  3. Mulai membaca do’a perlindungan dari syetan dan diulang-ulang setidaknya 3x
  4. Membaca al Fatihah 3 x
  5. Membaca surat al Baqoroh ayat 1-5
  6. Membaca Ayat Kursy dan dua ayat sesudahnya
  7. Membaca 3 ayat terakhir surat al baqoroh
  8. Membaca 3Qul ( Al Ikhlash, Al Falaq dan Annas)
  9. Setiap ayat al Qur’an dibaca diatas telapak tangan seperti posisi berdo’a, lalu ditiup di telapak tangan kemudian di usap ke seluruh tubuh.

Beberapa doa perlindungan yang biasa dipakai dari Hadits Nabi SAW untuk ruqyah adalah sebagai berikut :

حَسْبُنَااللهُ وَنِعْمَ الْوَ كِيْلُ،نِعْمَ الْمَوُلَىوَنِعْمَ النَّصِيْرُ

“hasbunalahu wa ni’mal wakiil ni’mal mawla wa ni’man nashir”

“Cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik pemimpin, sebaik-baik pelindung, sebaik penolong.”

اعُوْذُ بِكَلِمَا تِ اللهِ التَّا مَّا تِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

a’uudzu bikalimaatillaahit taammati min syarrimaa kholaq”

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan”.

بِسْمِ اللهِ الَّذِ يْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْ ءٌ فِي ْالأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَا ءِ وَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ

“bismillahilladzii laa yadzurru ma’asmihi syaiun fiardzi wa laa fissamaa’ wa huwassamii’ul’aliim”

“Dengan nama Allah Yang karena bersama nama-Nya tidak ada sesuatu apapun dilangit atau di bumi mampu mendatangkan bahaya, dan Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

اسْأَلُ اللهَ اْلعَظِيْمَ رَبَّ اْلعَرْ شِ اْلعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكُ

[asalullaha al’adhiim rabbu al’arsyi al’adhim ayyasyfiyak]

“Aku  memohon kepada Allah yang Maha Agung, Pemilik singgasana yang agung, semoga Dia menyembuhkan kamu sekalian.”

اَللَّهُمَّ أَذْهِبِ اْلبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اِشْفِ وَ أَنْتَ ا لشَّا فِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّشِفَا ؤُكَ شِفَاءًلاَ يُغَادِرُسَقَمًا

“Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah ! Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”

 بِاسْمِ اللَّهِ (3×)

أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7×)

[Dengan menyebut nama Allah, dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai] (HR. Muslim no. 2202)

Demikian do’a-do’a ruqyah yang datang dari Nabi SAW. Untuk ayat -ayat ruqyah bisa klik ayat-ayat ruqyah di sini. wallahu a’lam bi ash-showab | Arif Tri  Al Qondaly

SETAN DIBELENGGU DI BULAN RAMADHAN, BENARKAH?

Banyak pertanyaan seputar masalah apakah setan dibelenggu di bulan ramadhan? , karena  antara dalil dan fakta seakan-akan bertentangan, padahal  hanya pemahaman fakta  yang kurang tepat.  Disatu sisi setan dibelenggu dan disisi lain, kemaksiatan tetap ada. Bahkan kami menemukan setidaknya dua kali kasus dan diminta ruqyah orang kesurupan jin di bulan ramadhan. Lantas benarkah setan dibelenggu di bulan ramadhan? Mengapa masih ada yang kesurupan di bulan ramadhan?

Dalil tentang belenggu setan di bulan ramadhan.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

اذا كان اول ليلة من رمضان صفدت الشياطين ومردة الجن

“Ketika malam pertama bulan ramadhan datang, para setan dan pembangkang dari kalangan jin dibelenggu” [ HR.Tirmidzi dalamkitab ash-shoum]

اذا جاء رمضان فتحت ابواب الرحمة و غلقت ابواب النار و صفدت الشياطين

Apabila bulan ramadhan datang, pintu-pintu ramhad dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu [ Muttafaq ‘alaih ]

Mengenai soal “setan dibelenggu di bulan ramadhan”, ulama berbeda pendapat, pertama, memahami textual hadits [ bentuk dhahir hadits], bahwa setan benar-benar dibelenggu. Dan Kedua, ulama yang menganggap belenggu atas setan tidak berarti setan tidak bisa mengganggu manusia,hanya saja gangguannya berkurang karena puasa.

Sebelum kami jelaskan bagaimana di bulan ramadhan seseorang bisa kesurupan, alangkah baiknya kami  jelaskan terlebih dahulu bagaimana manusia bisa menderita kesurupan.

Bagaimana proses masuknya jin dalam tubuh hingga terjadi Kesurupan?

Ibnu Hazm berkata, “ Benar, bahwa setan dapat mengganggu manusia, karena Allah telah memberikan kemampuan kepadanya untuk melakukan hal tersebut sebagaimana yang dijelaskan Al Qur’an. Dia memasukinya melalui tabiatnya yang serba hitam, dan asap ( kabut) buruk yang naik dari sebagian organ tubuh menuju otak. “[ Al Fashlu fil Milal wan Nihaal:5/14]

Asap atau kabut yang dimaksud Ibnu Hazm itu adalah nyala api, sebagaimana firman Allah SWT QS Ar Rahman ayat 15 :

وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ

Dan Dia menciptakan jin dari nyala api [ QS. 55:15]

Pada tingkatan ini dimana jin sudah masuk ke dalam otak, disinilah terjadi kesurupan sehingga dia berbicara sesuatu seperti orang gila. Pada sebagian kasus dia setengah  sadar  saat  berucap atau berbuat .

Pada kondisi  jin tidak sampai mengendalikan otak, maka kesurupan [ takhobbusu] tidak terjadi, namun gangguan tetap terjadi karena jin tersebut berada dalam aliran darah manusia. Akibatnya banyak diantara manusia yang menderita berbagai penyakit diakibatkan gangguan jin dalam tubuhnya.  Setan [ Jin] masuk dalam tubuh manusia melalui aliran darah lalu dia bisa berpindah-pindah dan menguasai tubuh manusia, sebagaimana sabda Nabi SAW :

ان الشيطان يجرى من الانسان مجرى الدام

Sesungguhnya syaithon berpindah-pindah di dalam tubuh manusia memalui aliran darah” [ HR. Bukhari 4/282].

Bagaimana dengan orang yang “kesurupan jin” dibulan ramadhan?

Abu Hatim, Ibnu Hibban dan ulama lainnya menjelaskan bahwa maksud hadits tersebut  bukan menafikkan kejahatan sama sekali, tetapi memperkecil kejahatan, karena lemahnya setan-setan. [ syeikh Wahid Abdussalam Bali, Ruqyah Jin,sihir dan terapinya, hal 65].

Menurut kami, ada dua keadaan dimana seseorang kesurupan di bulan ramadhan, Pertama. Lemahnya Iman kepada Allah SWT dan sedikitnya taqorrub ilallah [ kedekatan diri kepada Allah]. Pada kondisi pertama ini, orang  akan mengalami kesurupan biasanya dalam kondisi salah satu dari 4 kondisi : sangat takut, sangat sedih [hingga mudah melamun] , terlalu syahwat atau terlalu marah.  Kedua, orang yang sesungguhnya dalam tubuhnya sudah  ada jin yang tinggal sebelum puasa, karena amalan yang bid’ah atau karena mendatangi dukun, atau karena dicintai jin, atau sebab-sebab lainnya,  maka ketika seseorang berpuasa, membaca qur’an dan beramal shaleh, jin dalam tubuh merasa terganggu dan akhirnya bereaksi dan terjadilah kesurupan.

Itulah sebabnya mengapa seseorang bisa kesurupan di bulan ramadhan. Uraian diatas juga sebagai jawaban bahwa belenggu atas syetan di bulan ramadhan tidak menafikkan seluruh  gangguannya atas manusia, hanya memperkecil kejahatannya saja. Allahu a’lam bi ash-showab. [Arif Al Qondaly]

 

 

CIRI LELAKI YANG DICINTAI JIN KAFIR

DICINTAI JIN KAFIR. Banyak diantara kaum muslimin yang belum mengetahui barbagai kejahatan para Jin Kafir [ syetan] dalam mengganggu dan berbuat dzalim kepada kita.Padahal kejahatan jin kafir itu adakah nyata.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱدْخُلُوا۟ فِى ٱلسِّلْمِ كَآفَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. [ TQS. Al Baqoroh : 208]

Dalam posting kali ini kami sampaikan sedikit pengalaman dan beberapa pengalaman orang lain saat meruqyah seseorang  yang dicintai Jin Betina.

    • Seorang Pria yang dicintai Jin betina/jin kafir akan berubah sifatnya Seperti Wanita : sangat Sensitif,  mudah marah, mudah tersinggung dan emosi, , lebih gampang panic jika menghadapi masalah agak rumit.

    • Sangat suka menyendiri dan tidak suka berada di tempat ramai, seringnya jika diperhatikan banyak orang akan mudah malu.

    • Suka berhayal, suka melamun dan berfikir romatis. Selalu mebayangkan sedang bermesraan dengan wanita yang dihayalkan

    • Suka berjalan sendirian di tengah malam, dan cuek terhadap lingkungan social, ( hidup acuh tak acuh dengan orang sekitar).

    • Suka sedih , rindu, kepada seseorang tanpa tahu siapa sebenarnya orang yang antum rindukan.

    • Tiba-tiba aneh anggota badannya seperti muka gedeg-gedeg, atau tangan gerak-gerak jika anda membayangkan wanita tertentu, Karena jin betina tersebut cemburu.

    • Sangat mudah jatuh cinta pada setiap wanita siapapun yang ditemuainya.

    • Jika anda bangun terasa seperti pernah ada yang menemani selama tidur.

    • Merasa ada yang mengikuti kemana saja anda pergi, jika anda memperhatikan akan lebih terasa kehadirannya.

    • Dan ini yang lebih berbahaya…Jika pria tersebut sudah menikah, terkadang kejahatan jin wanita sering menyebabkan pasangannya mendadak menstruasi sehingga sang suami tidak bisa berhubungan badan. Maka berhati-hatilah jika pasangan anda sering sakit-sakitan, bisa jadi ini adalah bentuk dari kejahatan jin betina terhadai istri Anda.

Jika ada beberapa tanda diatas, berarti seseorang tersebut terindikasi Dicintai Jin Kafir, segeralah minta perlindungan kepada Allah SWT sebagaimana diperintahkanNya :

وَإِمَّا يَنَزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Apabila setan menggodamu maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

(QS. Al-A’raf: 200)

Maka segeralah ruqyah mandiri, lalukan bersama pasangan Anda, dan banyak-banyaklahlah membaca Al Qur’an di rumah,  terutama surat Al Baqoroh, diusahakan mampu membaca 1 hari 1 Juz. Niatkan ketika membaca al Qur’an dengan niat meruqyah diri sendiri dari gangguan jin. Selalulah Mohon pertolongan kepada Allah SWT.

Jika terjadi reaksi, terutama pusing, maka itu tandanya jin sudah mulai tidak kerasan, maka  teruskanlah membaca al Qur’an, terutama ayat-ayat ruqyah,  dan jangan berhenti!. Maka jika Antum paksa membacanya maka reaksi terakhirnya biasanya mual dan kemudian muntah. Setelah muntah biasanya jin betina tersebut  keluar. Bersyukurlah pada Allah semoga gangguan in kafir telah sirna.

Langkah berikutnya, agar tidak lagi dicintai jin kafir,  jagalah shalat berjamaah di masjid, senantiasa membaca al Qur’an sehari 1 juz. Dan jauhi maksiat dan senantiasa memohon perlindungan Allah dengan senantiasa memanjatkan doa perlindungan kepada Allah SWT. Wallahu a’lam bi ash-showab.

Arif Al Qondaly.

JIN QORIN, APA, UNTUK APA DAN MENGAPA ADA

Pernahkah anda merasa malas Shalat berjamaah, berat kakinya melangkah ke masjid? Malas berdakwah? Pernahkah anda begitu malas membaca Al Qur’an, bahkan memegangnya saja sungkan? Pernahkah anda suka menghayal yang bukan-bukan? Keinginan untuk bermaksiyat? Ingin Marah? Waswas dan takut tidak beralasan?

jin-qorin-dan-membentenginya

Ketahuilah itu adalah bisikan Jin Qorin.! Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma’ruf. Allah SWT berfirman :

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَآءِ وَاللهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلاً وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran. Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 268)

Akan tetapi, jika Allah memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik, jujur, selalu tunduk kepada Allah, lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini, sehingga dia tidak mampu menyesatkannya. (Majmu’ Fatawa, 17:427)

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” Para sahabat bertanya, “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab,

وَإِيَّايَ إِلاَّ أَنَّ اللَّه أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ فَلا يَأْمُرنِي إِلاَّ بِخَيْرٍ

Termasuk saya, hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya, sehingga dia masuk Islam. Karen itu, dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik.” (HR. Muslim)

 Berlindung dari Godaan Syaithon

Oleh karena itu setelah memahami hakekat Jin Qorin, dan tugasnya seperti diatas, maka sudah seharunya seorang hamba sadar betul siapa musuh nyatanya yang selalu membisikkan keburukan di dalam jiwa kita. Maka hanya kepada Allah sajalah kita berlindung dari keburukan dan tipudayanya.  Allah berfirman,

وَإِمَّا يَنَزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Apabila setan menggodamu maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-A’raf: 200)

Jin Qorin berbeda dengan jin lainnya. Jin Qorin ada di dalam tubuh manusia sejak manusia dilahirkan yang terus menyertai manusia hingga meninggal dunia. Setelah manusia meninggal jin qorin akan berpisah dengan badan manusia. Jin Qorin tidak bisa diruqyah, atau dikeluarkan dengan cara ruqyah,  dia diciptakan Allah dengan misi untuk membisikkan  hal-hal kemungkaran kepada manusia [ kecuali qorin yang ada pada nabi SAW].

Melawan jin qorin hanya dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, sehingga pengaruh bisikannya akan melemah seiring dengan peningkatan ketaqwaan kepadaNya.Itulah hakekat ujian dari Allah, terhadap siapa yang beriman dan siapa yang tidak.

Senjata Melawan Makar Setan adalah Ikhlas

Nabi pernah bertanya pada Iblis : “Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?”

“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahawa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku boleh pastikan bahawa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”

Dari Zaid bin Arqam Radiallahuanhu meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya, “Barangsiapa yang mengucapkan ‘Lailahaillallah’ dengan ikhlas, dia akan dimasukkan ke dalam syurga.” Lalu ditanya kepada baginda SAW, “Bagaimanakah yang dimaksudkan dengan ikhlas itu?” Rasulullah SAW bersabda, “Ikhlas itu ialah yang mencegah dari melakukan perbuatan-perbuatan yang haram.” (Hadis riwayat at-Tabarani).

Bisakah kita Melihat Jin Qorin?

Pada hakekatnya manusia tidak bisa melihat jin. Jin dari kata janna-yajinnu-jinan, yang artinya tersembunyi, tidak tampak, gelap.. Jadi Jin Qorin termasuk jenis Jin yang manusia tidak bisa melihatnya.  Jika ada manusia yang sering bisa melihat jenis makhluk Jin, maka ketahuilah dalam dirinya terdapat jenis jin lain selain jin qorin yang terdapat dalam tubuhnya yang berinteraksi dengan jenis jin lainnya yang di luar tubuh.

Allah SWT Berfirman :

إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لا تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ

“Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman”. [ Al A’raf : 27]

Oleh karena itu para dukun dan tukang sihir dengan berbagai cara dan sarana digunakan untuk memanggil atau menggunakan media tertentu untuk bisa berkomunikasi dengan jin, dan agar bisa melihat jin. Itu semua adalah praktek bid’ah dan bentuk kemusyrikan dan harus dijauhinya.

Wallahu a’lam bi ash-shawab. Arif T Al Qondaly

 

BEKAL SEORANG PERUQYAH SYAR’IYYAH

Seorang muslim pasti akan menghadapi godaan dan tipu muslihat setan. Maka barangsiapa yang waspada dan mengetahui seluk beluk dan tipudayanya akan selamat di dunia dan akhirat. Sebaliknya barangsiapa mengabaikan dan tidak menyadarinya akan mudah disesatkan setan.  Sesungguhnyan setan itu musuh yang nyata bagi  orang yang beriman.

bekal-seorang-peruqyah

Allah SWT berfirman :

وَلا يَصُدَّنَّكُمُ الشَّيْطَانُ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh setan; sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.[ Az-zukhruf 43: 62]

Untuk itu, maka seorang muslim, sudah seharusnya memahami bagaimana melindungi dirinya dan keluarganya,  dan harus siap disaat menghadapi makar-makar setan dan bala tentaranya ketika menyerang kita dan keluarga kita. Maka mempersiapkan bekal menjadi seorang peruqyah, minimal untuk diri sendiri dan keluarganya mutlak diperlukan, apalagi disaat zaman penuh kemungkaran seperti sekarang ini.

Dalam kitab Wiqoyatul Insan minal Jinni wasy syaithani  dan kitab Ash-sharimul batarifit tashaddi lis saharati al asyrar , yang membahas tentang  Ruqyah Jin,  Sihir dan terapinya, karya Wahid Abdusalam Bali disebutkan bahwa syarat menjadi seorang peruqyah (mu’allij) adalah sebagai berikut :

  1. Peruqyah harus Beraqidah salafush shalih, yaitu aqidah yang murni, benar, bersih dan jernih dari unsyur-unsyur kesyirikan.
  2. Seorang peruqyah syar’iyyah harus mengaplikasikan tauhid yang benar dan murni di dalam perkataan dan perbuatan. [ hendaknya bertawakkal secara total kepada Allah SWT ]
  3. Peruqyah harus meyakini bahwa firman Allah SWT [ Bacaan Al Qur’an ] memiliki pengaruh terhadap jin dan setan. [ seorang peruqyah hendaknya senantiasa dan tiada henti untuk tilawah qur’an dan mentadaburinya. red ]
  4. Peruqyah hendaknya ia mengetahui keadaan jin dan setan.[ Memahami hal ikhwal jin, tipudayanya, dan sebagainya].
  5. Peruqyah yang hendak mengobati orang yang terkena gangguan hendaknya ia mengetahui pintu-pintu masuknya setan ke dalam tubuh manusia. Perhatikan ketika jin berkata kepada Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, “Saya akan keluar karena menghormatimu.”Dia berkata, “Tidak, tetapi kamu keluar karena taat  kepada Allah dan Rasul-Nya”
  6. Dianjurkan sudah menikah. [ segera menikah bagi yang bujang ]
  7. Peruqyah dan sudah keharusan setiap muslim, hendaklah ia menjauhi larangan-larangan Allah (Dosa dan maksiat) yang  bisa menjadi sarana setan menguasai manusia.
  8. Peruqyah hendaknya melakukan amal ketaatan, karena bisa menyengsarakan setan.
  9. Peruqyah hendaknya ia senantiasa komitmen Dzikir kepada Allah SWT.
  10. Sifat yang wajib ada pada seorang Peruqyah adalah Ikhlas dalam melakukan ruqyah. [ Sifat Ikhlas ini menjadi Kunci Utama seorang peruqyah baik untuk diri sendiri maupun orang lain-red ].
  11. Peruqyah seharusnya membentengi diri dengan perisai ghaib. Intinya Senantiasa mendekat kepada Allah SWT. ( Tahajjud, Baca Al Qura’an,  doa perlindungan pagi petang, dan lain sebagainya). Wallahu a’lam bi ash-showab | Arif TH.  Al Qondaly

DIALOG IBLIS DENGAN NABI MUSA

Disaat bertemu Nabi Musa as, ada keinginan dari Iblis untuk taubat atas pembangkangannya kepada Allah SWT disaat diminta sujud kepada nabi Adam AS.

Iblis berkata, Wahai Musa, kamu adalah orang pilihan Allah untuk mengemban risalah-Nya dan Dia juga berbicara langsung denganmu. Dan saya adalah makhluk yang telah berbuat dosa. Saya sangat ingin bertaubat. Berilah syafaatmu disisi Robmu supaya Dia menerima taubat saya!.Maka Musa berdoa kepada ALlah lalu dikatakan, wahai Musa keperluanmu telah dipenuhi.

Musa lalu menjumpai Iblis dan berkata, Kamu diperintahkan untuk bersujud pada kuburan Adam as, dan taubatmu akan diterima.

Maka Iblis menyombongkan diri dan marah. Dia berkata,”Ketika dia masih hidup saja saya tidak mau bersujud kepadanya, bagaimana mungkin saya akan bersujud kepadanya setelah dia mati!”

laluu Iblis berkata : Wahai musa, sesungguhnya kamu mempunyai hak terhadap syafaatmu yang telah kamu minta kepada Robb-mu untukku. Ingatlah saya pada 3 keadaan :

  1. Ingatlah saya ketika kamu marah, karena bisikan saya menembus hati , mata saya pada dua matamu, dan saya berjalan di dalam dirimu seperti darah yang mengalir
  2. Dan ingatlah saya ketika kamu berperang di jalan Allah, karena saya mendatangi manusia ketika dia berperang, lalu saya mengingatkan kepda anak-anak, istri dan keluarganya hingga dia berpaling.

وَاعْلَمُواْ أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللّهَ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. Al-Anfaal: 28).

3. Dan janganlah sekali-kali kamu duduk-duduk bersama perempuan yang bukan mahramnya, karena saya adalah utusannya kepadamu dan saya juga utusanmu kepadanya. [akamul marjan, hal 20]

من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فلا يخلون بامرأة ليست معها ذو محرم منها فإن ثالثهما الشيطان

Artinya: Barangsiapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaknya tidak berkhalwat dengan perempuan bukan mahram karena pihak ketiga adalah setan.]

Al Qursyi meriwayatkan dengan sanad dari Abdurrahman bin Ziyad ra, dia berkata “Tatkala Nabi Musa as duduk pada salah satu majlisnya, tiba-tiba Iblis datang menjumpainya dengan memakai baju luar yang panjang dan memakai tutup kepala yang penuh dengan warna warni. Ketika dekat dengan Musa as, dia melepas bajunya lalu memandangnya seraya berkata

Iblis : Assalamu’alaika ya Musa?
Musa : Siapa Anda?
Iblis : Saya adalah Iblis
Musa :Semoga Allah membinasakanmu, mengapa kamu datang kesini?
Iblis : Saya datang hendak mengucapkan salam sejahtera kepada Anda, karena kedudukan Anda yang agung disisi Allah.
Musa : Benda apa yang saya lihat ada di atas kepalamu?
Iblis : Dengannya saya menerkam hati hamba-hamba Allah.
Musa : Perbuatan apa yang ketika manusia melakukannya engkau dapat menjerumuskannya?
Iblis : Apabila dia merasa bangga dengan dirinya sendiri, merasa amal salehnya telah banyak dan dia melupakan dosa-dosanya.

Jadi ingatlah bahwa berbangga diri atau sombong itu bajunya Iblis dan bala tentaranya. Nabi SAW bersabda :

لَايَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثقَالَ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ فَقَالَ رَجُلٌ اِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ اَنْ يَكُوْنَ ثَوْبَهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ : اِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ يُحِبُّ اْلجَمَالَ وَاْلكِبْرُ بَطَرُ اْلحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ.  رواه مسلم.

Artinya:  Tidak masuk surga orang yang didalam hatinya ada sedikit kecil kesombongan. Lalu ada seorang laki-laki berkata:”Sesungguhnya ada seseorang yang senang pakaiannnya bagus dan sandalnya juga bagus””. Beliau lalu bersabda: “sesungguhnya Allah itu indah yang senang keindahan. Sedang sombong itu menolak kebenaran dan merendahkan orang. (HR. Muslim)

Wallahu a’lamu bi ash-showab.

PINTU-PINTU MASUKNYA SETAN DALAM TUBUH

Ada banyak sekali pintu masuknya setan yang harus kita waspadai. barangsiapa yang lalai dan tidak memperhatikannya sudah barang tentu akan jatuh dalam perangkap setan. Mereka tiada hari memusuhi manusia sedangkan manusia tidak menyadarinya.

Berikut ini kami tuliskan semua pintu-pintu masuknya setan dalam diri hamba, kami kutib dari kitab  Wiqoyatul insan minal jinni wasy-syaithoni, Ash-sharimul batari fit tashaddi lis saharati al-asyrar, karya Syeikh Wahid Abdussalam Bali . Pintu-pintu masuknya setan itu adalah :

  1. Kebodohan [ Jahlun ]
  2. Marah [ghadhabun]
  3. Cinta Dunia [ hubbud dunya]
  4. Panjang angan-angan [ thuulul ‘amal]
  5. Rakus
  6. Kikir
  7. Sombong [kibr]
  8. Suka dipuji
  9. Riya’
  10. Bangga diri [ Ujub ]
  11. Keluh kesah dan gundah gulana
  12. Memperturutkan Hawa Nafsu
  13. Buruk Sangka [su’udzan]
  14. Menghina Seorang Muslim
  15. Meremehkan Dosa
  16. Merasa Aman dari Adzab Allah
  17. Putus Asa dari rahmat Allah

Namun dari ke-17 pintu masuknya setan yang harus ditutup, sejatinya hanya bermuara pada 3 pintu besar dimana pintu-pintu kecil itu bisa terbuka lebar. Ketiga pintu besar itu adalah (1). Kesombongan ( Kibr ), (2).Tamak/cinta dunia ( hubbud dunya ). (3). Iri Dengki.

Catatan Penting !!!

  1.  Semua amal yang tidak berasal dari nabi, selain akan tertolak, juga sangat berpotensi mendatangkan jin kafir [ setan] dalam tubuh manusia, bahkan sangat dicintai Jin Kafir. Inilah akibat  dari kebodohon  namusia [ jahlun ] terhadap dinul Islam.  Contoh, ketika saya meruqyah seseorang, jin mengaku masuk melalui lubang dubur, disaat dia ke kamar mandi tidak berdoa. Ada seorang yang hafal Al Qur’an kemasukan jin ketika terjadi ruqyah massal, diketahui bahwa jin masuk ketika dia makan dengan tangan kiri. Ada seorang yang diruqyah , dan jinnya berkata bahwa dia masuk karena seorang dzikir dengan menyebut-nyebut kata Al Jabbar, dengan niat minta kekuatan, akhirnya dia [ jin ] itu masuk, dan masih banyak lagi.
  2.  Perbuatan yang sangat dimurkai Allah berupa Sifat Sombong, sangat disukai Jin dan berpotensi besar untuk dimasuki Jin. Karena Sombong adalah sifat utama Iblis yang merupakan komandannya semua jenis jin kafir.  Oleh karena hati-hatilah beramal yang berpotensi menimbulkan kesombongan seperti berlatih tenaga dalam. Orang yang berlatih tenaga dalam dan sejenisnya,  biasanya ingin sakti, ingin kebal,  punya kekuatan supra natural dsb, sehingga jin dan bala tentaranya dengan mudahnya untuk membajak keimanannya dan dengan mudahnya masuk. Ingatlah…Mereka selalu mengintai kita dan melihat kita dari tempat yang kita tidak bisa melihatnya. Sebagaimana firmanNya :

    يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ

    Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia (iblis/setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman. [Al A’raf : 27].

  3. Sifat Mudah marah adalah salah satu pintu masuk yang paling mudah pada para jin ke tubuh manusia. Seorang yang marah maka tekanan darahnya tidak teratur, jantung berdegup kencang, dan disitulah setan mudah sekali masuk.   Allah SWT Berfirman :

    إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ

    Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175

  4. Sifat yang sangat kita waspadai dan berbahaya adalah  Hubbud Dunya [ cinta dunia ]. Jika sifat ini tertanan pada jiwa kita, ini yang pada akhirnya akan melahirkan berbagai penyakit hati yang lainnya, ujub, bangga diri, iri dengki, yang akhrinya menghalakan segala cara dalam meraih dunia. Maka tidak jarang diatara kaum muslimin yang memiliki sifat tersebut dengan keimanan yang lemah,  akhirnya mendatangi dukun, membuat perjanjian dengan dukun dan jin agar  membantu urusan dunianya. Disinilah kemudian  seseorang terjerumus ke dalam kemusyrikan. Jika sampai terjadi perjanjian dengan jin, maka  tidak hanya dia saja yang berurusan dengan jin,  keturunannya juga akan  diikutinya, itulah yang disebut Jin Nasab. Dan ini telah banyak terjadi ketika kita meruqyah.  Wallahu a’lam bi ash-showab. Arif Al Qondaly

referensi :

Wiqoyatul insan minal jinni wasy-syaithoni, Ash-sharimul batari fit tashaddi lis saharati al-asyrar, , hal 265, karya Syeikh Wahid Abdussalam Bali

AYAT-AYAT RUQYAH SYAR’IYYAH

Pada umumnya semua ayat dalam al Qur’an bisa digunakan untuk bacaan ruqyah. Namun berdasarkan pengalaman penulis, jenis ayat-ayat tertentu memiliki efek yang berbeda ketika dibacakan kepada setan yang masuk dalam tubuh manusia.

Berikut beberapa bacaan ruqyah syar’iyyah  yang insyaAllah sangat dianjurkan untuk dibacakan ketika kita ingin meruqyah orang. Mengapa kita sebaiknya memilih ayat-ayat tertentu, karena nabi juga sering menggunakan ayat-ayat tertentu untuk meruqyah, baik pada Beliau sendiri ketika diruqyah malaikat Jibril, maupun ketika belia disengat kalajengking, atau ketika beliau meruqyah orang.

Beberapa surat dan ayat yang dibaca dalam melakukan ruqyah seseorang yang terindikasi gangguan Jin adalah sebagai berikut :

  1. Surah Al Fatihah
  2. Surat Al Baqarah ayat 102
  3. Surah Al Baqarah 148
  4. Surat Al Baqarah ayat 255
  5. Al An’am ayat 103
  6. Surah Al A’raf 117-122
  7. Surah Yunus : 81-82
  8. Surah Thoha : 69
  9. Al Mu’minun 115-118
  10. Surah Ash-Shoffat 1-10
  11. Ar-rohman 33-36
  12. Surah al Hasyr : 21-24
  13. Surah yasin ayat 9
  14. Surah Al Mulk 1-11
  15. Surah Al Ikhlas
  16. Surah Al Falaq
  17. Surah An-Nas

Beberapa ayat ruqyah  diatas memberikan efek yang berbeda ketika dibacakan pada jin yang ada dalam tubuh manusia.

Surah Al Fatihah, bisa menimbulkan efek panas, tapi juga bisa sebagai pemberi hidayah pada jin agar bisa amsuk Islam, serta sebagai obat bagi jin yang terbakar.

Surah Al Baqarah 102, 255 memiliki keutamaan untuk membakar jin kafir, Sedang Al baqarah ayat 148 untuk memanggil  jin dalam tubuh.

Surat Al An’am ayat 103 berfungsi untuk menemukan keberadaan jin yang ada di dalam tubuh manusia. Demikian juga dengan Sudah Ar-rohman ayat 33-36.

Surah Al A’raf 117-122, Yunus 81-82 dan Thaha 69 adalah berfungsi untuk pembatal gangguan sihir, untuk melemahkan kekuatan sihirnya.

Al Mu’minun 115-118 berfaedah untuk menarik jin dalam tubuh, atau mengeluarkan jin di dalam tubuh.

Ash-shoffat ayat 1-10 berfaedah membakar jin kafir yang masih bersadang dalam tubuh setelah si pasien kesurupan atau kendali kesadaran berada dalam  diri Jin. Demikian juga Al Mulk atat 1-11.

Surah Yasiin ayat 9 berfaedah mengunci badan , tangan dan kaki sehingga disebut ayat belenggu untuk jin, juga untuk menutup pandangan jin baik yang ada didalam tubuh manusia maupun dari luar tubuh manusia.

Surah Al Ikhlash, Al Falaq dan Annas berfaedah untuk perlindungan dari gangguan sihir dan bisa untuk menghancurkan perisai Jin, senjata dan rumahnya.

Faedah ayat-ayat ruqyah  ini sudah pernah penulis praktekkan dan apa yang kami tulis merupakan pengalaman pribadi kami selama melakukan proses ruqyah. Namun yang lebih penting lagi adalah keyakinan bahwa Al Qur’an mampu memberikan efek dan menyembuhkan ( atas izin Allah) jauh lebih penting dari semuanya.   Wallahu a’lam bi ash-showab | Arif Tri  Al Qondaly