PERANG UHUD DAN SEBAB KEKALAHANNYA

Perang Uhud adalah pertempuran yang pecah antara kaum muslim dan kaum kafir Quraysy  pada tanggal 22 Maret 625  M ( 7 Syawwal 3 H). Pertempuran  ini terjadi kurang lebih setahun lebih seminggu setelah Pearng Badar al Kubro. Pasukan Muslimin berjumlah 700 orang sedangkan tentara kafir berjumlah 3.000 orang. Pasukan Kaum Muslimin dipimpin langsung oleh rasulullah sedangkan tentara kafir dipimpin oleh Abu Sufyan Disebut Pertempuran Uhud karena terjadi di dekat bukit Uhud yang terletak 4 mil dari Nabawi dan mempunyai ketinggian 1000 kaki dari permukaan tanah dengan panjang 5 mil.

Sebab Kekalahan

Kisah ini ditulis di Surat ALi Imran  ayat 140-179. Dalam ayat 2 di Sura Ali ‘Imran, Muhammad menjelaskan kekalahan di Uhud adalah ujian dari Allah (ayat 141) – ujian bagi Muslim mu’min dan munafik (ayat 166-167).

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar (ayat 142)? Bahkan jika Muhammad sendiri mati terbunuh, Muslim harus terus berperang (ayat 144), karena tiada seorang pun yang mati tanpa izin Allah (ayat 145). Lihatlah para nabi yang tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah (ayat 146). Para Muslim tidak boleh taat pada kafir (ayat 149), karena Allah Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut (ayat 151).” —

Ayat2 di atas tidak menunjukkan sebab yang sebenarnya mengapa Muhammad dan Muslim kalah perang di Uhud. Penjelasan yang lebih lengkap bisa dibaca di Hadis Sahih Bukhari, Volume 4, Book 52, Number 276

Sebagaimana manusia biasa, wajar bila seseorang terlupa akan sesuatu. Begitu juga pasukan yang berjaga di atas bukit Uhud. Mereka terlupa dan akhirnya turun ke lembah untuk mengambil hak pemenang perang. Melihat banyak pasukan dari pihak islam yang meninggalkan pos di atas bukit, Khalid bin Walid memerintahkan pasukan kafir yang tersisa untuk berbalik kembali dan menyerang pasukan islam. Pos di atas bukit direbut oleh kafirin dan pasukan islam yang tersisa di sana dibunuh, termasuk Hamzah paman rasulullah.

Pelajaran yang bisa diambil dari Perang Uhud

  • Kekalahan kaum muslimin karena melanggar ketaatan terhadap perintah rasulullah untuk tetap di bukit Uhud hingga ada utusan yang memerintahkan turun.
  • Allah menampakkan kepada Nabi dan para sahabat, siapaorang-orang munafik dan siapa-siapa orang-orang yang menghalang-halangi di medan perang
  • Kamu muslimin menjadi lebih solid dan waspada terhadap tipu daya kaum kuffar.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s