SHALAT KHUSYU’ BAGAIMANA CARANYA?

SHALAT KHUSYU‘  BAGAIMANA CARANYA ? SHALAT KHUSYU’ HARUS SEPERTI APA ? SHALAT KHUSYU’ BISAKAH?. Perhatikan trik singkat di bawah ini agar mudah terwujud Shalat yang khusyu‘.

shalat-khusyu
Strategi Shalat Khusyu’

Bagaimana strategi agar bisa shalat secara khusyu? Shalat khusyu’ Sebenarnya bukan persoalan yang susah, namun tidak mudah bagi setiap orang. Untuk bisa sholat Khusyu’ , selain syarat dan rukunnya harus terlebih dahulu terpenuhi, harus dilakukan upaya-upaya menuju sholat khusyu’ dengan hal-hal berikut ini  :

Pertama, Khusyu’ harus Memahami apa yang dibaca dalam sholat.

Pada masa nabi, ketika khamr belum dilarang mereka ada yang shalat dalam keadaan mabuk hingga tidak mengetahui apa yang tengah dibacanya. Oleh karena itu Allah SWT menegurnya dengann firman-Nya :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَقْرَبُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنتُمْ سُكَٰرَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا۟ مَا تَقُولُونَ

“Dan janganlah kamu mendekati sholat padahal kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu mengetahui apa yang kamu baca”.[QS. An-Nisa (4):43 ]

Kendati kita tidak mabuk saat shalat , tapi kita  tidak tahu apa yang tengah dibacanya, seperti seakan-akan sedang mabuk, apalagi ketika mabuk, sungguh luar biasa. Tampaknya Rasulullah sudah memprediksikan masa depan bahwa banyak orang yang sholat tapi tidak tahu apa yang tengah ia baca, sebagaimana sabdanya,

Rasululllah bersabda :

Akan datang suatu massa diaman orang yang sholat seperti tidak sholat

Kedua, Khusyu’  sholat harus dilakukan secara tuma’ninah.

Tuma’ninah adalah sikap dan perasaan tenang saat menjalankan shalat. Gerakan yang dilakukan tidak keburu-buru, dan berhenti sejenak di setiap gerakannya selama-lamanya seperti bacaan subhanallah. Rasulullah SAW bersabda :

Jika anda berdiri untuk sholat kemudian takbir, lalu bacalah apa yang mudah dari Al Qur’an, kemudian ruku’lah hingga tuma’ninah.

Shalat yang tuma’ninah tidak hanya mampu menghasilkan sholat yang khusyu’, tetapi juga mampu menumbuhkan sifat kesabaran dalam dirinya. Orang yang tuma’ninah dalam sholat akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari dengan sifat yang tuma’ninah pula.  Tidak mudah marah, tidak suka keburu-buru, dan selalu tenang dalam menghadapi segaka situasi segenting apapun.

Dalam tuma’ninah inilah sebenarnya bentuk penanaman kesabaran yang nantinya berimbas pada kesabaran dalam bertingkah laku, yang akhirnya memudahkan jalan pertolongan Allah SWT.

Khusu’ dan tuma’ninah, juga merupakan modal kesempurnaan  sholat, karena di dalamnya ada sifat sabar dalam shalat, artinya sabar dalam ketundukan kepada Allah. InsyaAllah upaya membangun kekuatan ruhiyyah dan menjadi hamba yang dekat dengan pertolongan Allah akan lebih mudah kita raih. Sebagaimana Firman Allah SWT :

“وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (Q.S. Al-Baqarah: 45)

Ketiga, Khusyu itu Tunduk dan Pasrah

Faktor ketiga ini sangat menentukan keberhasilan seseorang untuk bisa khusyu’ dalam shalat. Khusyu’ sebenarnya adalah perwujudan dari sikap dan perilaku ketundukan seorang hamba kepada sang Khaliq.Artinya Khusyu’ itu buah dari Iman.

Maka sangat sulit seorang yang ahli maksiyat dalam kehidupan sehari-hari untuk mampu shalat khusyu’. Seorang yang suka meminum khamr, memakan riba, suka ghibah, judi, berbusana tanpa jilbab dan berlenggak lenggok di tempat umum, seorang koruptor, dan sejenisnya sangatlah sulit untuk berhasil shalat khusyu sebelum terlebih dahulu taubat dari perbuatan yang melanggar syari’at Islam tersebut. Kendati mereka mampu berbahasa arab, kendati mereka fasih dan mampu menghafalkan banyak ayat al qur’an, tidak menjamin jika dalam jiwanya tidak ada perasaan tunduk dan patuh kepada-Nya. karena sholat khusyu adalah perwujudan sikap tunduk dan patuh kepada Allah SWT.

Untuk itu sikap ketundukan kepada Allah bisa dilhat dari kesungguhan  dalam shalat berjamaah [ bagi laki-laki]. Karena orang munafik akan berat untuk mendatangi shalat berjamaah di masjid sebagaimana sabdanya :

Rasulullah SAW juga bersabda :

“Sesungguhnya sholat yang paling berat bagi orang munafiq adalah sholat isya’ dan subuh. Sekiranya mereka mengetahi apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak (HR. Al Bukhari dan Muslim).

“Berikan kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di kegelapan waktu isya’ dan subuh menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” ( HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Ketundukan dan kepatuhan itulah sebenarnya buah dari Keimanan dan keikhlasan untuk mengabdi hanya kepada sang pencipta. Keikhlasan itulah yang tampak pada jiwa yang menjadikan halal-haram sebagai tolok ukur dalam setiap aspek kehidupannya, dan ukuran kebahagiaannya adalah keridho’an sang Khaliq.

Keempat, Harus Selalu Merasa Diawasi Allah, Untuk Bisa Khusyu’ Shalat.

Pada tahap ini seorang muslim harus mampu meraih derajat ihsan, sebagaimana sabdaRasulullah SAW  tentang al Ihsan ::

أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ ، فَإِنَّهُ يَرَاكَ

Al-Ihsan adalah engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihatNya, maka jika engkau tidak bisa melihatNya maka sesungguhnya Ia melihatmu” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Ihsan ini adalah tingkatan tertinggi setelah seseorang itu islam  dan beriman kepada Allah. Ihsan  itu akan terwujud jika pada diri seorang hamba  memadukan antara  Ikhlas dan  amal yang benar  [ sesuai tuntunan Nabi SAW],  sebagaimana yang terkandung dalam surat al Mulk ayat 2.

Walhasil, Kalau ke empat strategi shalat khusyu’ telah dilakukan dengan baik dan dengan penuh kesungguhan,  maka akan  mudah mewujudkan shalat khusyu’ . Bahkan kualitas shalat khusyu’  yang kita lakukan akan bisa menjadi penolong kita besuk di yaumil qiyamah.   Wallahu a’lam bi ash-shawab | Arif Al Qondaly

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s