LARANGAN MENGANGKAT PEMIMPIN NON MUSLIM

Akhir-akhir ini dihebohkan dengan pemberitaan yang cukup memprihatinkan ummat Islam. Mengapa cukup memprihatinkan, karena statement yang disampaikan oleh tohoh ormas Islam yang notabene terbesar di Indonesia. Statetmen tersebut adalah ” Lebih baik memilih pemimpin kafir tapi amanah daripada muslim tapi koruptor”.

pemimpin non muslim

Statement itu tidak akan keluar kecuali dari pemahaman yang liberal bahkan sesat dan menyesatkan. Walaupun yang menyapaikan itu seorang professor ataupun kyai sekalipun. Lebih parah lagi, sosok yang disebut-sebut kyai tersebut mengusung dan mengelilingkan tokoh non muslim –untuk cari dukungan menjadi pemimpin negeri ini –ke pesantren dan dikerubuti para santriwati yang bahkan juga berebut cium tangan.

 satriwati cium tangan Hary Tanoe
satriwati cium tangan Hary Tanoe

Entah apa motif yang ada di benak sang kyai tersebut, uangkah? politiskah? hawa nafsukah? atau liberalkah? atau khilafkah? tentu perilaku tersebut jagan sampai terjadi lagi.

Bagaimana Al Qur’an berbicara tentang pemimpin non muslim? Mari perhatikan beberapa dalil  berikut :

LARANGAN NON MUSLIM SEBAGAI PEMIMPIN

Allah SWt berfirman :

Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu).” [QS. 3. Ali ‘Imraan : 28. ]

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?” QS. 4. An-Nisaa’ : 144.]

 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.” [QS. 5. Al-Maa-idah : 57.]

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak  memberi petunjuk kepada orang-orang yang ZALIM.” [ QS. 5. Al-Maa-idah : 51.]

LARANGAN NON MUSLIM SEBAGAI KEPERCAYAAN

ALlah SWT Berfirman :

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi TEMAN  KEPERCAYAANMU orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang  disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” [QS. 3. Aali ‘Imraan : 118.]

“Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan  yang pedih. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.” [QS. 4. An-Nisaa’ : 138-139.]

LARANGAN NON MUSLIM MENGUASAI KAUM MUSLIMIN

Allah SWT Berfirman :

“…… dan Allah sekali-kali tidak akan MEMBERI JALAN kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.” [ QS. 4. An-Nisaa’ : 141. ]

Dan masih banyak lagi terkait larangan seorang non muslim dijadikan  pemimpin, teman keercayaan, bahkan diber kesempatan untuk bisa menguasai kaum muslimin. Wallahu a’lam bi ash-showab.| Mushannif Huda Al Qondaly

Related Posts :

Hukum KPR dan Leasing dalam Islam | Hukum Asuransi dalam Islam Hukum Pajak dan Jizyah dalam Islam | Hukum Atas Penista AgamaHukum Demo Haramkah ? | Hukum Menimbun Barang / kanzul Mal | Hukum Menegakkan Khilafah untuk menerapkan syariat Islam | Hukum Menghina Nabi | Larangan Mengangkat Non Muslim Sebagai PemimpinBahaya Riba  |  Bahaya Kartu Kridit  | Jilbab Wajib Kerjakanlah | Siapakah Ahlul Kitab?  | Kewajiban dan Hukum Zakat Mal | Bid’ah dalam Pandangan Islam | Perbedaan Fa’ dan Ghanimah | Wajib Amar ma’ruf Nahi Munkar

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s